topbella

Senin, 29 Mei 2017

📓 *ADAKAH daftar NAMA ANDA didalam Daftar Nama Milik ALLAH.........?????*

👉Alkisah, seorang karyawan pabrik bertanya kepada seorang Ustadz.

"👉Ustadz: Kenapa ya......
Saya merasa bosan dengan hidup saya yang begini2 aja?
Hambar terus.
Tak ada arahnya, dan tak ada nikmatnya.
Bosan saya Ustadz!
Saya ingin bahagia tapi kenapa susah sekali ya?"

👉Ustadz pun menjawab : "Oohh.........
Mungkin saat ini Allah juga lagi BOSAN dengan tuan."

👉"Allah bosan dengan saya?
Maksudnya bagaimana Ustadz?"
Tanya si karyawan kembali.

👉Ustadz menjelaskan : "Mungkin Allah capek juga mencari tuan, tapi tuan tak pernah ditemukan.
.
👉Dicari di antara kumpulan Dhuha, tuan tak ada.
Dicari di antara kumpulan Tahajjud juga tak ada.

👉Dicari di antara kumpulan Puasa Sunnah juga tak ada.
Dicari di antara kumpulan sedekah, juga tak kelihatan.

👉Dicari di antara kumpulan Tadarus Qur'an, tuan juga tak ada di sana.
Dicari di antara kumpulan orang orang yang Haji dan Umroh, niat pun tuan belum ada.

👉Dicari di antara orang2 yang Khusyuk Shalatnya, tuan juga tak ada.
Dicari di antara Ahli Shalawat pun tak ada. Dicari di antara mereka yang menuntut ilmu apa lagi.
Dicari diantara orang yang mengamalkan Ta'addud, tuanpun tidak ada.

👉Lalu Allah SWT mau  mencari tuan di mana lagi?
Coba tuan beritahu.

Bicaralah jangan diam!

👉Lalu,
Menangislah si karyawan tadi sambil mengusap airmatanya dan ia Ber-Istighfar.

Segeralah kembali kepada Allah!

*👉DEKATILAH ALLAH*. Hanya *ALLAH* sajalah DZAT yang bisa menenteramkan hidup kita. 

*"🌿👉PASTIKAN NAMA KITA ADA DAN SENANTIASA TERTULIS DALAM DAFTAR TERSEBUT👈🌿"*.

Selamat Berjuang Saudaraku.....
Isi Hidupmu dengan Bekerja Keras dan cerdas, Melakukan Hal-Hal yang Bermanfaat Bagi Dunia-Akhiratmu, serta Beribadah Sebanyak Mungkin dan Niatkan Karena Mencari Ridho Allah semata.
Insya Allah, Allah SWT akan merahmatimu dan memudahkan semua urusan-urusanmu...
Aamiin...
🙏🙏👍

👉Bingung berbuat baik?
Bagikan saja postingan ini pd keluarga, sahabat dan orang terdekatmu.

6 Maksiat yang harus dijauhi saat bulan Ramadhan

📝 6 CONTOH MAKSIAT YANG TERUS BERLANJUT DI BULAN RAMADHAN

1- Mudah meninggalkan shalat, seperti shalat Shubuh karena sehabis sahur langsung tidur.

2- Laki-laki masih malas shalat berjamaah di masjid.

3- Perempuan enggan berjilbab bahkan terus-terusan memakai pakaian seksi dan ketat saat puasa. Padahal mengumbar aurat itu dosa besar, menjadikan puasa sia-sia. Bagi kita diharapkan mengingatkan wanita terdekat kita (istri dan puteri kita) untuk berjilbab dan menutupi aurat, moga Allah memberi hidayah.

4- Muda-mudi jalan berdua dengan kekasihnya (pacarnya) hingga ngabuburit menunggu buka dengan pacar. Pacaran itu jalan menuju zina atau zina kecil-kecilan.

5- Membicaran jelek orang lain (ghibah) walau itu nyata ada pada orang lain, hingga suka memfitnah (menuduh jelek orang lain tanpa bukti).

6- Mementingkan buka puasa bersama dengan teman atau rekan kerja dibandingkan shalat Maghrib, bahkan shalat sampai ditinggalkan. Ingat, meninggalkan satu shalat saja, itu akan menghapus amal.

Dari Burairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَرَكَ صَلاَةَ الْعَصْرِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ

“Barangsiapa meninggalkan shalat Ashar, maka terhapuslah amalannya” (HR. Bukhari, no. 594).

Di antara maksud hadits sebagaimana kata Ibnul Qayyim dalam kitabnya Ash-Shalah adalah akan menghapus amalan pada hari tersebut.

# Dan ingat, yang namanya maksiat akan menghancurkan pahala orang yang berpuasa walau secara hukum puasa tetap sah selama yang dilakukan bukan pembatal puasa.

Baca selengkapnya di sini : https://rumaysho.com/15877-khutbah-jumat-6-contoh-maksiat-yang-terus-berlanjut-di-bulan-ramadhan.html

✏ Muhammad Abduh Tuasikal

📝💡 Reposted by Group Kajian WA ISLAMADINA (08170071531 & 087782400868)-> repost grup wa saling mengiangatkan diakses tgl 29 Mei 2017

SILAKAN BERGABUNG di Telegram Channel:  @kajianIslamadina ▶ KLIK : https://goo.gl/qSyuEO

Sunnah Berbuka Puasa, Doa, Waktu, Dan Makanan

🍇 *Sunnah Berbuka Puasa; Doa, Waktu, Dan Makanan* 🍓

Ifthar / Berbuka puasa. Ini merupakan salah satu sunnah muakkadah dalam puasa, dan waktunya adalah tepat saat matahari tenggelam diufuk barat, inilah tolak ukur berbuka puasa, dan boleh juga menjadikan jadwal waktu shalat atau suara azan sebagai tanda waktu berbuka puasa tapi dengan syarat ; jadwal tersebut memang terbukti akurat dan muadzin adalah orang yang tepat waktu dalam mengumandangkan azan, sebab banyak kasus diberbagai tempat muadzin terlambat mengumandangkan azan magrib. Diantara adab-adab ifthar ini adalah ;

✅ 1.Menyegerakan berbuka puasa , yaitu sekedar matahari tenggelam maka disunatkan bagi orang yang puasa untuk segera berbuka, Sahl bin Sa'ad radhiyallahu'anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda :

لا يزال الناس بخير ما عجلوا الفطر

Artinya: "Manusia (umat islam) senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka". (HR Bukhari ; 1957 dan Muslim : 1098)

Adapun mengakhirkan berbuka beberapa menit atau sampai muadzin selesai mengumandangkan azan dengan dalih untuk kehati-hatian ,bukan merupakan petunjuk Nabi shallallahu'alaihi wasallam.

Juga hendaknya berbuka terlebih dahulu sebelum shalat magrib, walaupun seseorang dalam safar dan kesulitan menyantap makanan atau meneguk minuman sebagai tanda berbuka puasa hingga shalat telah didirikan, ia tetap disunatkan berbuka dengan sedikit makan atau minum sebelum shalat karena inilah yang disunatkan dan merupakan petunjuk Rasul sebagaimana dalam hadis Anas berikut.

✅ 2.Berbuka puasa dengan kurma ; baik tamar (kurma kering) maupun ruthab (kurma mengkal), jika tidak ada kurma maka cukup dengan minum air, namun jika tidak mendapatkan air sedangkan matahari telah tenggelam maka cukup dengan meniatkan berbuka, dan ia telah mendapatkan pahala menyegerakan berbuka, insya Allah. Anas radhiyallahu'anhu mengisahkan ifthar-nya Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam ;

كان رسول الله صلى الله عليه و سلم يفطر على رطبات قبل أن يصلي فإن لم تكن رطبات فعلى تمرات فإن لم تكن حسا حسوات من ماء

Artinya: "Dulu Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam berbuka puasa dengan ruthabaat (kurma mengkal) sebelum shalat magrib, jika tidak ada maka dengan tamaraat (kurma kering), jika tidak ada, maka beliau meneguk beberapa tegukan air". (HR Abu Daud : 2356 dan Tirmidzi : 696 dengan sanad hasan)

✅ 3.Membaca doa ketika berbuka puasa , dan diantara doa yang ada dalam hadis adalah :

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهِ

( Dzahaba Adz-Dzhama-u Wabtallatil 'Uruuqu Wa Tsabatal Ajru Insyaa Allaahi )

Artinya: "Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah". (Doa ini riwayat Abu Daud: 2357 )

Adapun doa yang ada dalam hadis Ibnu Abbas : "Allaahumma laka shumnaa wa'alaa rizqika aftharnaa, fataqabbalminnaa innaka anta assamii'ul 'aliim". Hadis ini HR Thabrani ; (Al-Kabir ; 12720) dan Daruquthni ; (2/185 ) ; derajatnya lemah, dinilai dhoif oleh beberapa ulama hadis diantaranya Ibnu Hajar (lihat At Talkhis : 2/202)

✅ 4.Memberi makan berbuka bagi orang-orang yang puasa. Ini bisa dilakukan oleh orang yang puasa atau tidak, dan barangsiapa yang melakukannya maka ia telah mendapatkan pahala memberikan makan pada yang membutuhkan (ith'aam ath-tha'aam) .

Adapun hadis Athaa' bin Abi Rabaah dari Zaid bin Khalid Al Juhani radhiyallahu'anhu bahwa Nabi shallallahu'alaihi wasallam bersabda :

من فطر صائما كان له مثل أجرهم . من غير أن ينقص من أجورهم شيئا

Artinya:"Barangsiapa yang memberi makan berbuka untuk orang-orang yang berpuasa maka ia mendapatkan pahala orang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya". (HR Ahmad ; 1144, Tirmidzi : 807 , Ibnu Majah : 1746)1.

Hadis ini dhoif karena sanadnya terputus (munqathi') antara Athaa' bin Abi Rabaah dan Zaid karena Athaa' tidak pernah mendengar hadis dari Zaid radhiyallahu'anhu2, Ibnul-Madini rahimahullah bekata (Al'Ilal ; 138) : "…Dan dia (Athaa') belum pernah mendengar Zaid bin Khalid Al-Juhani..".

👣 Catatan Kaki :

1 .Hadis ini diriwayatkan juga oleh Ibnu Khuzaimah dalam Shahihnya (3/192) dari hadis Zaid bin Jud'an dari Sa'id bin Musayyib, dari Salman AlFarisi radhiyallahu'anhu, namun ini juga dhoif dikarenakan dhoifnya Zaid bin Jud'an. Juga diriwayatkan oleh AbdurRazzaq (7906) secara mauwquf/ dari ucapan Abu Hurairah dari jalur Ibnu Juraij dari Shalih dari Abu Hurairah, namun dalam sanadnya terdapat Ibnu Juraij yang seorang mudallis dan dalam hadis ini ,ia meriwayatkannya dengan 'an'anah.

2 .Lihat ; Al-Maraasil oleh Ibnu Abi Hatim ; 149 dan Jaami' At-Tahshil oleh Al-'Alaai ; hal.237

➡ Sumber 👉 http://wahdah.or.id/sunnah-berbuka-puasa-doa-waktu-dan-makanan/
(🙏🏼 Mohon sekiranya ketika menyebarkan artikel dapat menyertakan link sumber )
-------------

📖 Dapatkan artikel Ramadhan lainya di 👉 http://wahdah.or.id/category/ramadhan/
💖 Silahkan SEBARKAN dan semoga Allah memberikan PAHALA atas berbagi ilmu ini

💖 Daftar Broadcast Wahdah.Or.Id
Ketik nama lengkap - daerah - wi
Contoh:
Irhamullah - Jakarta - WI
Kirim via WhatsApp ke:
📱 +6282257182656

👍 Facebook https://goo.gl/8JxGMD
📩 Telegram https://goo.gl/uYOyjT
🐣 Twitter https://goo.gl/uFxkHZ
📷 Instagram https://goo.gl/9jylXx

Jangan lupa bergabung d grup wa di bawah ini juga ya :)
https://chat.whatsapp.com/6H9zDXDb64K4fTT1XiGZDX
Klik untuk bergabung... tempat dimana kita bisa saling berbagi dan berlomba" mengingatkan dalam kebaikan.. saya tunggu Kamu di sana :)

Dahsyatnya doa sebelum berbuka puasa


*DAHSYAT NYA DOA SEBELUM BERBUKA PUASA*
Oleh : Ustadz Alwi bin Ali Alhabsyi

*Ada suatu waktu yang mustajab untuk berdoa, dimana doa tersebut tidak akan ditolak oleh Allah SWT, yaitu berdoa saat "menjelang berbuka puasa" dan "menjelang makan sahur"*, namun sayang banyak kaum muslimin tidak mengetahuinya.

Di Mekkah & Madinah, satu jam sebelum adzan maghrib orang-orang sudah menengadahkan tangan ke langit berdoa untuk kemudahan dari segala hajat, baik hajat dunia maupun akhirat, mereka berdoa dengan syahdu sepenuh keyakinan, sampai-sampai air mata mereka mengalir deras.

Ya, berdoa meminta kpd Allah Yang Maha Kaya.

Kesalahan yang dilakukan kaum muslimin kita di sini (Indonesia) yaitu dengan *menyia-nyiakan waktu yang sangat mustajab ini dengan cara ngabuburit* menjelang adzan maghrib!!! Kemudian berkumpul menghadapi hidangan berbuka dan mereka sudah merasa cukup dengan hanya membaca, "Allahuma lakasumtu... atau dzahaba zhoma'u...", padahal hanya mencakup maknanya berupa laporan dan ucapan syukur.

*Setelah kita memahaminya, hendaknya minimal 10 ~ 15 menit sebelum adzan maghrib (sudah dalam keadaan berwudhu) kemudian berdoa meminta apa saja* (adabnya dengan didahului puji-pujian kepada Allah dan bershalawat atas Nabi Muhammad SAW, karena Allah SWT menggaransi bahwa do'a-do'a tersebut akan dikabulkan..." Allah sesuai prasangka hamba kepada-Nya".

Manfaatkanlah waktumu sobat, bukan hanya demi santapan atau berburu makanan saat jelang buka.

Berdo'alah untuk diri kita, keluarga kita, orangtua kita, sahabat kita, negeri kita.

*Musuh-musuh Islam tahu betapa hebat ummat Muhammad SAW bila mereka berdo'a kepada Rabbnya disaat menjelang berbuka.*

Karena itu, mereka buat tipu daya untuk melalaikannya dengan program-program TV dan media lainnya di waktu-waktu yang mustajab yaitu menjelang berbuka dan menjelang sahur (2/3 malam).

Sehingga ummat ini, mereka makan-minum, berpuasa, namun tak sempat untuk berdoa.

Semoga nasehat yang singkat ini bermanfaat bagi umat yang belum mengetahuinya.

أمـــــين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Bulan anti-mainstream penuh berkah.. coba tebak bulan apa?

Bulan yang ditunggu-tunggu oleh kaum muslimin, apalagi kalo bukan bulan Ramadhan.  Yep, bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh barokah. Hal tersebut dikarenakan pada bulan tersebut Allah melimpahkan banyak keberkahan serta membuka pintu ampunan. Maka dari itu banyak orang yang kemudian berlomba-lomba dalam mengerjakan amalan kebaikan.

Selain itu, banyak juga kaum muslim yang menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk berubah menjadi lebih baik dan membantu sesama. Selain itu, di bulan ini juga menjadi waktu yang tepat untuk berdoa kepada Allah SWT.

Bahkan Allah membuka kesempatan yang begitu luas kepada hamba-Nya untuk melantunkan doa. Ternyata, dibulan Ramadhan ada beberapa waktu terbaik untuk berdoa dan berpeluang besar akan dikabulkan oleh Allah SWT. Kapan sajakah waktu tersebut? Berikut informasi selengkapnya.

1. Sepertiga Malam Terakhir
Waktu yang mustajab pertama untuk diterimanya doa adalah sepertiga malam terakhir. Pada hari biasa selain Ramadhan mungkin akan sulit untuk berdoa pada waktu ini. Akan tetapi, di bulan Ramadhan berdoa sepertiga malam terakhir menjadi hal yang mudah karena umumnya pada waktu ini banyak orang yang bangun untuk melaksanakan sahur. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepadaKu, niscaya akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepadaKu, niscaya Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepadaKu, niscaya akan Aku ampuni.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

2. Waktu Sahur
Selain sepertiga malam terakhir, ternyata waktu sahur juga menjadi saat yang tepat dan mustajab agar diterimanya doa oleh Allah SWT ketika bulan suci Ramadhan tiba. Dengan berdoa ketika sahur kita juga termasuk ke dalam golongan orang yang bertakwa. Allah SWT berfirman.

“Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat: 18)

3. Sepanjang Waktu Puasa
Bulan Ramadhan menjadi bulan yang penuh berkah. Sepanjang waktu puasa yang kita jalani ternyata menjadi saat yang tepat untuk berdoa kepada Allah SWT. Jadi jangan sia-siakan waktu sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Perbanyaklah berdoa kepada Allah SWT, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Ada tiga golongan yang doa mereka tidak ditolak: (1) orang yang berpuasa hingga ia berbuka, (2) imam yang adil dan (3) doa orang yang dizalimi.” (HR Tirmidzi)

4. Menjelang Berbuka
Waktu yang mustajab dan diterima doa selanjutnya ketika bulan Ramadhan adalah ketika menjelang berbuka. Lebih tepatnya ketika kita menanti tibanya adzan magrib. Mungkin banyak dijumpai orang yang mengeluh dan mengadu menjelang buka puasa. Alangkah lebih baik apabila kebiasaan tersebut diubah dengan memperbanyak doa kepada Allah SWT. Selain itu, hentikan juga obrolan yang tidak bermanfaat serta menonton acara yang menjauhkan kita dari ketakwaan dan tidak bermanfaat. Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak pada saat berbuka.” (HR Ibnu Majah)

“Jika Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam berbuka, ia berdoa: Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah (Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat dan semoga ganjaran didapatkan, insya Allah).” (HR Abu Dawud ).

5. Malam Lailatul Qadar
Pada saat bulan Ramadhan ada satu malam yang disebut dengan malam Lailatul Qadar. Malam tersebut merupakan malam diturunkannya Al-Qur’an kepada Rasulullah SAW. Seperti yang diketahui bahwa malam tersebut lebih utama dibanding 1000 bulan.

Cara ngabuburit yang benar, belajar dari kota suci

Bulan Ramadhan
🌾Ada suatu waktu yg mustajab utk berdoa, dimana doa tsb tidak akan ditolak oleh Allah Subhanahu wata'ala, yaitu BERDO'A saat MENJELANG BERBUKA PUASA dan menjelang makan SAHUR.

🌾 Di Mekkah & Madinah, satu jam sebelum adzan maghrib orang2 sudah menengadahkan tangan ke langit berdoa untuk kemudahan dari segala hajat, baik hajat dunia maupun akhirat, mereka berdoa dengan syahdu sepenuh keyakinan, sampai2 air mata mereka mengalir deras..
Ya, berdoa meminta kepada Allah yg Maha Kaya...

Kesalahan yang dilakukan kaum muslimin kita disini (Indonesia) yaitu dengan menyia2 kan waktu yang sangat mustajab ini dengan cara ngabuburit menjelang adzan maghrib..!!!
kemudian berkumpul menghadapi hidangan berbuka, & mereka sudah merasa cukup dengan hanya membaca _"Allahuma lakasumtu.... (yang ini DHO'IF ya..)_, atau *dzahaba zhoma'u wabtallatil 'uruuqu wa -tsabatal ajru in syaa Allàh ....(ini yg SHAHIH ya)"*, padahal hanya mencakup maknanya berupa laporan & ucapan syukur..

Setelah kita memahaminya, hendaknya *minimal 10 ~ 15 menit sebelum adzan maghrib*_(sudah dalam keadaan berwudhu)_ kemudian berdoa meminta apa saja (adabnya denga  didahului puji2an kepada Allah & ber shalawat atas Nabi),
Karena Allah menggaransi bahwa doa2 tersebut akan dikabulkan.. *"Allah sesuai prasangka hamba kepada-Nya"*

🌾 Manfaatkanlah waktu ini, bukan hanya demi santapan atau berburu makanan saat jelang buka.
Berdo'alah untuk diri kita, keluarga kita, orangtua kita, sahabat kita, negeri kita....
Musuh2 islam tahu betapa hebat ummat Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam bila mereka berdo'a kpd Rabb-nya disaat menjelang berbuka.
Karena itu, mereka buat tipu daya utk melalaikannya dengan program2 tv & media lainnya di *waktu2 yang mustajab yaitu: menjelang berbuka & menjelang sahur (2/3 malam).*
Sehingga ummat ini, mereka makan-minum, berpuasa, namun tak sempat untuk berdoa.

Semoga nasehat yg singkat ini bermanfaat bagi umat Islam yg belum mengetahuinya dan menambah yakin bagi yang sudah mengetahuinya.

..أمـــــين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ..

*Mari MEMBIASAKAN Yang Benar*
*BUKAN Membenarkan Yang Biasa* :)

Peringatan di usia 40 tahun

BERAPA USIAMU SEKARANG.............? 40......? PERINGATAN.. 60 / 70 ?....... HAMPIR FINISH…..................

Engkau Saudaraku…...........
Umur adalah Nikmat Allah Taala yang sangat besar… Modal untuk seluruh Amal dan kebaikan… Kalau sudah tutup Umur maka tidak ada lagi Ceritera Amal ….........

Sayang…................
Kesempatan emas ini berjalan sangat cepat dan singkat…60 / 70 tahun itulah kesempatan Maximum yang diberikan…

15 – 35 th .. Masa gagah.. Jangan di Sia-siakan….........
40 – 55 th ........... .. Masa peringatan, Umur yang tersisa lebih sedikit dari pada yang telah berlalu… Maka Akhirat harus lebih di Utamakan…........................
60 – 79 th ....... Mendekati Finish, Sudah sangat senja… insya Allah tidak lama lagi terbenam… Segera berbenah untuk meninggalkan dunia dengan fokus mensucikan diri dan menambah amal…....

BILA SUDAH SAMPAI 40 TH......… INILAH NASIHAT ALLAH UNTUKNYA…........

(وحَتَّىٰ إِذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي ۖ إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ)

“Sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai Empat Puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”* [Surat Al-Ahqaf 15]

BILA SUDAH SAMPAI 60 / 70 TH… INILAH PERINGATAN ROSUL UNTUKNYA..

لقدْ أعْذَرَ اللهُ إلى عبدٍ أحْياهُ حتى بَلغَ سِتِّينَ أو سَبعينَ سنةً ، لقدْ أعْذَرَ اللهُ إِليهِ

“Sungguh Allah telah memberikan udzur dan kesempatan kepada hamba Nya yang telah di hidupkan (di panjangkan umur) sampai 60 / 70 th.. Sungguh Allah telah memberikan udzur kepadanya..
(Shahihul Jami’ No. 5118)

() Maksudnya.. *Allah telah cukup memberikan kepadanya kesempatan untuk beramal dengan umur yang panjang...

Bila di usia itu masih belum kembali ke jalan Allah… Biasanya sampai matinya tidak kembali.. Dan dia di hinakan Allah sampai akhir hayatnya dan menutup umurnya dengan su-ul khatimah.. (Naudzu billah)

Saudaraku …
Tidak ada yang tahu kapan Kesempatan emas ini usai.. Maka bersegeralah berbekal dengan mensucikan diri dan beramal shalih.

Semoga bermanfaat…......

#copas di grup wa
https://chat.whatsapp.com/6H9zDXDb64K4fTT1XiGZDX
Klik untuk bergabung... tempat dimana kita bisa saling berbagi dan berlomba" mengingatkan dalam kebaikan.. saya tunggu Kamu di sana :)

Krida Salsabila
Lihat profil lengkapku