topbella
Tampilkan postingan dengan label teman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teman. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Mei 2017

Sekedar mengingatkan... orang-orang bukan mahram bagi perempuan

*sekedar mengingatkan kembali*

*Mahram kita (untuk perempuan) adalah:*
1. Ayah
2. Kakek
3. Anak
4. Cucu
5. Saudara sekandung
6. Saudara seayah (beda ibu)
7. Saudara seibu (beda ayah)
8. Keponakan lelaki dari saudara/i kamu yg sekandung, atau yg hanya seayah, atau yg hanya seibu denganmu
9. Paman dari saudara ayah atau saudara ibu
10. Suami ibu (ayah tiri) atau mantan suami ibu (syarat: sdh berhubungan badan dgn ibu)
11. Anak lelaki suami yg dibawa dari pernikahannya sebelumnya dan anak lelaki dari mantan suami
12. Mertua atau mantan mertua
13. Menantu atau mantan menantu
14. Saudara sesusuan dan siapa saja yg merupakan mahram saudara sesusuanmu dari nasab dia, maka menjadi mahrammu juga

Untuk mahram laki-laki sama seperti poin di atas, hanya diganti perempuan semua (ibu, nenek, saudari sekandung, dst).

🎯 *Nah SELAIN DARI POIN 1-14... itu BUKAN mahram kamu. Mereka ga boleh bersentuhan dan bersalaman dgn kamu, ga boleh liat aurat kamu, dan ga boleh nemenin kamu safar.*

_CATATAN_
*❗Sepupu bukan mahram*
*❗Ipar bukan mahram*
*❗Anak angkat atau anak asuh bukan mahram*
*❗Ayah angkat bukan mahram*
*❗Suaminya tante (suami dari saudarinya ibu atau ayah) juga bukan mahram*
.
Jadi kalo besok lebaran kamu ketemu *sama lelaki SELAIN DARI POIN 1-14 dan yg disebut dlm CATATAN di atas ini, kamu DILARANG salaman yaa.*

Kenapaa..❓
Karena Rasulullah ﷺ bersabda:

لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لا تَحِلُّ لَهُ

*"Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya."* (HR. Thabrani)

Kadang sebagian orang merasa "ga enak" kalau ga jabat tangan dengan lawan jenis bukan mahramnya..
Tapi anehnya, dia tidak merasa "ga enak" saat melanggar perintah Rosululloh...

So, saatnya introspeksi, ubah pola pikir kita, tentukan sendiri pilihanmu:

➡ Pilih "ga enak" sama manusia, atau "ga enak" sama Rasulullah..❓

➡ Pilih ridha manusia, apa pilih ridha Allah.. ❓

➡ Pilih merasa "aman" di dunia yg sesaat, atau "aman" di akhirat yang abadi .... ?

*_Pilih hidup sesuai sunnah.._*
*selamat didunia - selamat di aherat*

*insyaallah*

Wallahu'alam

Maafkanlah saudaramu

Assalamu'allaikum Warohmatullahi Wabarokatuh...

🌸   Pada suatu hari, Rasulullah SAW sedang berkumpul dengan para sahabatnya.
Di tengah perbincangan dengan para sahabatnya, tiba-tiba Rasulullah saw. tertawa ringan sampai-sampai terlihat gigi beliau yang putih dan rapih.
Umar r.a. yang berada di di situ, bertanya,  "Demi engkau, ayah dan ibuku sebagai tebusannya, apa yang membuatmu tertawa, wahai Rasulullah...?

Rasulullah SAW menjawab :

"Aku diberitahu bahwa pada Hari Kiamat nanti, ada dua orang yang duduk bersimpuh sambil menundukkan kepala mereka di hadapan Allah. Salah satunya mengadu kepada Allah SWT sambil berkata,   Ya Rabb, ambilkan kebaikan dari orang ini untukku karena dulu ia pernah berbuat zalim kepadaku’.

Allah SWT berfirman :

"Bagaimana mungkin saudaramu ini bisa melakukan itu, karena tidak ada kebaikan di dalam dirinya...?"

Orang itu berkata,  "Ya Rabb, kalau begitu, biarlah dosa-dosaku dipikul olehnya..."

Sampai di sini, mata Rasulullah SAW berkaca-kaca. Beliau Rasulullah SAW tidak mampu menahan tetesan airmatanya. Lalu Beliau menangis...

Lalu, beliau Rasulullah SAW berkata,

"Hari itu adalah hari yang begitu mencekam, di mana setiap manusia ingin agar ada orang lain yang memikul dosa-dosa nya."

Rasulullah SAW  melanjutkan kisahnya :

Lalu Allah berfirman kepada orang yang mengadu tadi,

"Angkat kepalamu...!!!"

Orang itu mengangkat kepalanya, lalu ia berkata,

"Ya Rabb, aku melihat di depanku ada Istana2 sangat megah yang terbuat dari emas, dan di dalamnya terdapat singgasana yang terbuat dari emas dan perak bertatahkan berlian, intan dan permata.
Istana-istana itu untuk Nabi yang mana, ya Rabb...?
Untuk orang jujur yang mana, ya Rabb...?
Untuk syuhada yang mana, ya Rabb...?’

Allah berfirman:

"Istana-istana itu diberikan kepada orang yang mampu membayar harganya."

Orang itu berkata,

"Siapakah yang bakal mampu membayar harganya, ya Rabb...?"

Allah berfirman :

"Engkau juga mampu membayar harganya...

Orang itu terheran-heran, sambil berkata,

"Dengan cara apa aku membayarnya, ya Rabb......?"

Allah berfirman :

"Caranya, ENGKAU ME MA'AFKAN KAN SAUDARA MU yang duduk di sebelahmu, yang KAU ADUKAN KE ZALIMAN NYA kepada-Ku."

Orang itu berkata :

"Ya Rabb, kini AKU ME MA'AFKAN NYA...."

Allah berfirman :

"Kalau begitu, PEGANG LAH tangan SAUDARA MU itu, dan AJAK ia MASUK SURGA bersamamu."

Setelah menceritakan kisah itu, Rasulullah saw. bersabda :

"Bertakwalah kalian kepada Allah dan hendaknya kalian SALING BERDAMAI, sesungguhnya Allah SAW mendamaikan persoalan yang terjadi di antara kaum Muslimin."

(Kisah di atas terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Hakim, dengan sanad yang shahih.)

*
Pekerjaan HATI yg NILAI NYA TINGGI & MULYA di hadapan Allah SAW adalah MINTA MA'AF...  MEMBERI MA'AF, dan  SALING ME MA'AF KAN....

Semoga LELAH HATI kita selama Hidup di Dunia ini menjadi manfaat dihari perhitungan di Yaomal Hisab nanti ....

Saudara/riku, sahabat2ku tercinta...
Mari kita saling MA'AF ME MA'AF KAN dgn Hati yg Tulus Ikhlas m'gerak kan jari jemari ini untuk mengetik Sepatah KATA Memberi MA'AF tanpa harus menunggu Ramadhan atau Idul Fitri tiba... Semoga Barokah 🌺❤💕

Wallahu'alam

LIHATLAH SEJENAK HUBUNGAN PERTEMANAN KALIAN

📎 LIHATLAH SEJENAK HUBUNGAN PERTEMANAN KALIAN.

Saudaraku, Renungilah sejenak pesan ini...

Apakah engkau memiliki banyak sahabat..?
Banyak pertemanan..?
Berapakah jumlah yang engkau miliki..? 
5 orang?
20 orang?
30 orang?
Atau 100 orang?
Atau bahkan hingga lebih 1000 orang..?

Saudaraku sebanyak apapun teman yang engkau miliki, atau yang engkau akrab dengan mereka, tetapi JIKA : 
🔴 Tidak ada satupun yang mengajakmu dalam kebaikan.
🔴 Tidak satupun yang mengajakmu serta mengingatkanmu "hijrah" kearah yang lebih baik.
🔴 Tidak satupun yang mengajakmu mengenal sunnah-sunnah Nabi shalallahu alaihi wasallam yang disampaikan dalam riwayat hadits-hadits shohihnya.
🔴 Tidak satupun yang mengajakmu berangkat ke kajian untuk menuntut ilmu agama.
🔴 Tidak satupun mengingatkanmu untuk menunaikan sholat.
🔴 Bahkan tidak satupun yang mengajakmu ingat kepada Allah.


📌 Jika benar demikian, ketahuilah wahai saudaraku bahwa persahabatan kalian sebenarnya dalam kondisi yang tidak baik, meskipun kalian memandangnya baik (baik itu dengan alasan hobi, kesenangan dan lainnya), karena persahabatan tersebut hakikatnya hanya akan menjadikan permusuhan bagi kalian di hari kiamat! 
🍃 Allah berfirman :

الاخلاء يومئذ بعضهم لبعض عدو الا المتقين

"Teman-teman karib pada hari itu (kiamat) nanti saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa." (Qs. Az-Zukhruf 67)

👤 Ibnu Katsir rahimahullah berkata : 
"Bahwa setiap persahabatan yang dilandasi cinta karena selain Allah, maka pada hari kiamat nanti akan kembali dalam keadaan saling bermusuhan. Kecuali persahabatannya dilandasi cinta karena Allah, inilah yang kekal selamanya." (Tafsir Ibnu Katsir)


Maka jika hubungan persahabatan yang tidak didasari oleh niat cinta karena Allah, dimana didalamnya tidak ada saling menasehati karna Allah, tidak ada saling mengajak hijrah kembali dijalan Allah.. maka kelak pada hari kiamat nanti hal itu hanya akan kembali dalam keadaan saling bermusuhan.
Karena yang hanya akan kekal sampai hari kiamat kelak adalah persahabatan yang dimana isinya saling menasehati, saling mengingatkan dalam ketakwaan dan saling mengajak kembali ke jalan Allah. Dan itulah persahabatan yang tidak pernah akan ada kerugian didalamnya.. 
🍃 Allah berfirman :

والعصر (1) ان الانسان لفي خسر (2) الا الذين امنوا و عملوا الصلحت وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر (3)

"1. Demi masa. 2. Sungguh, manusia berada dalam kerugian, 3. KECUALI orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran." (Qs. Al-'Asr 1-3)


🍃 Saudaraku, mari segera kita perbaiki lingkungan pertemanan kita, carilah lingkungan yang baik (yang sholih dan sholihah).. 
✔ Yang selalu mengingatkanmu dan saling menasihati dijalan Allah..
✔ Yang berani menegurmu jika engkau salah..
✔ Yang berani mengajakmu untuk menuntut ilmu agama..
✔ Yang berani 'nge-tag' berisi postingan-postingan yang bermanfaat bagi agamamu..
✔ Bahkan yang berani share tentang peringatan-peringatan yang berisi kebaikan untuk mengajakmu kembali kejalanNya..
✔ Dan yang tidak bosan menegurmu agar senantiasa memperbaiki diri agar lebih baik..


Persahabatan yang sedikit tetapi peduli akan akhiratmu itu amat jauh lebih baik dibandingkan persahabatan yang banyak jumlahnya tetapi tidak ada yang mempedulikan akhiratmu.


👤 Imam Syafi'i berkata :
“Jika engkau punya teman (yang selalu membantumu dalam ketaatan kepada Allah) maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau melepaskannya. Karena mencari 'teman baik' itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali.”


Ingatlah saudaraku.. 
"Biasakanlah mengikuti hal yang benar (dalam mensikapi), bukan membenarkan apa yang biasa dilakukan."

____________________________

✍ Penulis | Abdullah bin Suyitno (عبدالله بن صيتن) 

📝 Ditulis | 9 Dzulqo'dah 1437 H/ 12 Agustus 2016

🌍 Web | shahihfiqih.com/artikel/lihatlah-sejenak-hubungan-pertemanan-kalian/

Wallahu'alam

Krida Salsabila
Lihat profil lengkapku