topbella

Rabu, 10 Desember 2014

Makalah Sarana, Prasarana dan Evaluasi Tugas Psikologi Belajar



BAB I
PENDAHULUAN


A.           Latar Belakang
Sarana, prasarana dan evaluasi pendidikan merupakan hal yang sangat menunjang atas tercapainya suatu tujuan dari pendidikan, sebagai seorang personal pendidikan kita dituntut untuk menguasai dan memahami sarana dan prasarana, untuk meningkatkan daya kerja yang efektif dan efisien serta mampu menghargai etika kerja sesama personal pendidikan, sehingga akan tercipta keserasian, kenyamanan, yang dapat menimbulkan kebanggaan dan rasa memiliki baik dari warga sekolah maupun warga masyarakat sekitarnya.
Lingkungan pendidikan akan bersifat positif atau negatif itu tergantung pada pemeliharaan sarana dan prasarana itu sendiri. Terbatasnya pengetahuan dari personal tata usaha sekolah akan sarana dan prasarana pendidikan, serta kurangnya minat dari mereka untuk memahaminya dengan sungguh-sungguh melatar belakangi penyusunan makalah ini.
B.            Rumusan Masalah
1.    Apa pengertian Sarana, Prasarana dan Evaluasi?
2.    Bagaimana fakta tentang keadaan Sarana, Prasarana dan Evaluasi di sekolah?
3.    Apa saja kebijakan pemerintah tentang Sarana, Prasarana dan Evaluasi?
4.    Apa Filsafat Sarana, Prasarana dan Evaluasi?
5.    Bagaimana Solusi untuk mengatasi masalah terkait Sarana, Prasarana dan Evaluasi?
C.           Tujuan Penulisan
1.    Untuk mengetahui Sarana, Prasarana dan Evaluasi
2.    Untuk mengetahui fakta terkait Sarana, Prasarana dan Evaluasi saat ini
3.    Untuk mengetahui kebijakan pemerintah tentang Sarana, Prasarana dan Evaluasi
4.    Untuk mengetahui Sarana, Prasarana dan Evaluasi dalam pandangan filsafat
5.    Untuk mengetahui solusi terkait Sarana, Prasarana dan Evaluasi

BAB II
PEMBAHASAN


A.           Pengertian Sarana, Prasarana dan Evaluasi Dalam Pendidikan
Ø Sarana pendidikan adalah semua perangkat peralatan, bahan, dan perabot yang secara langsung digunakan dalam proses pendidikan di sekolah. Sarana pendidikan diklasifikasikan menjadi tiga macam, yaitu :
1.    Habis tidaknya dipakai
·      Sarana pendidikan yang habis dipakai, segala bahan atau alat yang apabila digunakan bisa habis dalam waktu yang relatif singkat. Contoh, kapur tulis.
·      Sarana pendidikan yang berubah bentuk, misalnya, kayu, besi, dan kertas karton yang digunakan guru dalam mengajar.
·      Sarana pendidikan tahan lama, adalah keseluruhan bahan atau alat yang dapat digunakan secara terus menerus dan dalam waktu yang relatif lama. Contoh, bangku sekolah, mesin tulis, atlas, globe, dan peralatan olah raga.
2.    Bergerak tidaknya saat pada saat digunakan
·      Sarana pendidikan yang bergerak adalah sarana pendidikan yan bisa digerakan atau dipindah sesuai kebutuhan pemakainya, contohnya almari arsip sekolah.
·      Sarana pendidikan yang tidak bergerak, adalah semua sarana pendidikan yang tidak bisa atau relatif sangat sulit untuk dipindahkan misalnya, saluran dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
3.    Hubungannya dengan proses belajar mengajar.
Ditinjau dari hubungannya dengn proses belajar mengajar,sarana pendidikan dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :
·      Alat pelajaran, adalah alat yang digunakan secara langsung dalam proses belajar mengajar, misalnya buku,  alat tulis, dan alat praktik.
·      Alat peraga, adalah alat pembantu pendidikan dan pengajaran, dapat berupa perbuatan-perbuatan, atau benda-benda yang mudah memberi pengertian kepada anak didik berturut-turut dari yang abstrak sampai yang konkret.
·      Media pengajaran, adalah sarana pendidikan yang digunakan sebagai perantara dalam proses belajar mengajar, untuk lebih mempertinggi efektifitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pendidikan. Ada tiga jenis media, yaitu audio, visual, dan audio visual.
Ø Adapun prasarana pendidikan di sekolah bisa diklasifikasikan menjadi dua macam, yaitu :
1.    Prasarana pendidikan yang secara langsung digunakan untuk proses belajar mengajar, seperti ruang teori, ruang perpustakaan, ruang praktik ketrampilan, dan ruang laboratorium.
2.    Prasarana sekolah yang keberadaannya tidak digunakan untuk proses belajar mengajar, tetapi secara langsung sangat menunjang terjadinya proses belajar mengajar, misalnya, ruang kantor, kantin sekolah, tanah dan jalan menuju sekolah, kamar kecil, ruang usaha kesehatan sekolah, uang guru, ruang kepala sekolah, dan tempat parkir kendaraan.
Setelah kita membaca dan mengetahui penjelasan tentang sarana dan prasarana, maka kita dapat memahami bahwa hakikat sarana dan prasarana itu adalah sebagai berikut.
1.      sesuatu yang tidak hanya berupa benda konkret tetapi juga dapat berupa benda abstrak seperti teladan, anjuran/perintah, larangan,dan hukuman;
2.      bersifat mempermudah sebagai alat dan penunjang agar proses pendidikan dapat berjalan dengan lancar, teratur, efektif dan efisien;
3.      berfungsi untuk mencapai tujuan pendidikan.
Ø Evaluasi yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Evaluation. Secara umum, pengertian evaluasi adalah suatu proses untuk menyediakan informasi tentang sejauh mana suatu kegiatan tertentu telah dicapai, bagaimana perbedaan pencapaian itu dengan suatu standar tertentu untuk mengetahui apakah ada selisih di antara keduanya, serta bagaimana manfaat yang telah dikerjakan itu bila dibandingkan dengan harapan-harapan yang ingin diperoleh. Dalam pengertian yang lain, evaluasi adalah suatu proses yang sistematis untuk menentukan atau membuat keputusan, sampai sejauh mana tujuan program telah tercapai. Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh Wrightstone, dkk (1956) yang mengemukakan bahwa pengertian evaluasi adalah penaksiran terhadap pertumbuhan dan kemajuan ke arah tujuan atau nilai-nilai yang telah ditetapkan.


B.            Fakta
Sarana dan Prasarana di sekolah-sekolah di daerah terpencil banyak yang belum memadai atau belum memenuhi kriteria kelayakan sebagaimana yang tercantum dalam kebijakan.
Masih banyak warga sekolah yang tidak bisa menggunakan dan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada secara optimal.
Kurang pedulinya warga sekolah dan masyarakat sekitarnya kepada  sarana dan prasarana pendidikan. Contoh :
a.    Hal yang dilakukan murid : Membuang sampah sembarangan, Bermain kran air dengan membuka dan menutup terlalu keras, menyebabkan engkel/putaran kran aus, bermain saklar lampu dengan cara diutak-utik tombol on-off nya, menyebabkan kabel instalasi putus/konslet, melakukan corat-coret pada dinding/meja
b.    Hal yang dilakukan guru : tidak mematikan lampu setelah kegiatan belajar mengajar. Memasang gambar, foto, papan pengumuman, majalah dinding, papan statistik pada permukaan dinding atau partisi, menyebabkan permukaan dinding berlubang bekas paku atau bahkan plesteran dinding retak, pecah atau mengelupas. Membuang tissu bekas, abu dan puntung rokok tidak pada tempatnya.
c.    Hal-hal yang seringkali dilakukan oleh penjaga sekolah : Jarang melakukan pembersihan closet, bak air dan lantai KM/WC sehingga KM/WC terlihat kumuh, bau tidak sedap dan permukaan lantai licin. Jarang melakukan pembersihan/penyapuan halaman sekitar, lupa menutup dan mengunci pintu ruangan dan jendela, akibatnya barang- barang di dalam ruangan tersebut tidak aman.
d.   Hal-hal yang seringkali dilakukan oleh masyarakat di sekitar sekolah : Menggembalakan ternak, menjemur pakaian/hasil bumi di halaman sekolah atau menjemur pakaian pada pagar sekolah, menyebabkan lingkungan sekolah menjadi kumuh. Bermain bola di halaman sekolah, ketika bola ditendang mengenai jendela kaca/ genteng menyebabkan kaca/genteng tersebut pecah atau dapat merusak tanaman – tanaman yang ada.
e.    Indonesia memiliki peringkat rendah dalam pendidikan, salah satunya kurangnya evaluasi.  Contoh :
·      Metode Pembelajaran Ceramah adalah metode favorit para guru. Mengapa demikian? Karena tanpa modal, murah, ringan, dan tanpa persiapan yang rumit.
·      Kurikulum Hanya Mengacu Pada Buku Paket Indonesia telah beberapa kali mengganti kurikulum pembelajarannya, namun faktanya, pembelajaran sama saja dengan zaman dahulu tahun 70an. Guru hanya mengacu pada buku paket. Materi yang diajarkan juga hanya di buku paket. Bahkan tak jarang buku paket menjadi bisnis terselubung.
·      Dari dahulu sampai sekarang, pembelajaran di kelas kebanyakan siswa hanya mendengarkan, bahkan dipaksa mendengarkan. Duduk manis, melipat tangan di meja, dan diam saat guru menerangkan. Siswa tidak dibiasakan untuk “bertanya”. Jikapun ada siswa yang bertanya, pasti itu itu saja.
C.           Kebijakan
Acuan Kebijakan tentang Standar Sarana dan Prasarana  Menurut UU Sisdiknas dan PP tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP):  
UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Ø Pasal 35
(1) Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala. (2) Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan. (3) Pengembangan standar nasional pendidikan serta pemantauan dan pelaporan pencapaiannya secara nasional dilaksanakan oleh suatu badan standarisasi, penjaminan, dan pengendalian mutu pendidikan. (4) Ketentuan mengenai standar nasional pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.
PP No. 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
Ø Pasal 42
(1) Setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan. (2) Setiap satuan pendidikan wajib memiliki prasarana yang meliputi lahan, ruang kelas, ruang pimpinan satuan pendidikan, ruang pendidik, ruang tata usaha, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang bengkel kerja, ruang unit produksi, ruang kantin, instalasi daya dan jasa, tempat berolahraga, tempat beribadah, tempat bermain, tempat berkreasi, dan ruang/tempat lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan.
Ø Pasal 43
(1) Standar keragaman jenis peralatan laboratorium ilmu pengetahuan alam (IPA), laboratorium bahasa, laboratorium komputer, dan peralatan pembelajaran lain pada satuan pendidikan dinyatakan dalam daftar yang berisi jenis minimal peralatan yang harus tersedia.  (2) Standar jumlah peralatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyatakan dalam rasio minimal jumlah peralatan per peserta didik.  (3) Standar buku perpustakaan dinyatakan dalam jumlah judul dan jenis buku di perpustakaan satuan pendidikan.  (4) Standar jumlah buku teks pelajaran di perpustakaan dinyatakan dalam rasio minimal jumlah buku teks pelajaran untuk masing-masing mata pelajaran di perpustakaan satuan pendidikan untuk setiap peserta didik.  (5) Kelayakan isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan buku teks pelajaran dinilai oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri.  (6) Standar sumber belajar lainnya untuk setiap satuan pendidikan dinyatakan dalam rasio jumlah sumber belajar terhadap peserta didik sesuai dengan jenis sumber belajar dan karakteristik satuan pendidikan.  
Ø Pasal 46 
(1) Satuan pendidikan yang memiliki peserta didik, pendidik, dan/atau tenaga kependidikan yang memerlukan layanan khusus wajib menyediakan akses ke sarana dan prasarana yang sesuai dengan kebutuhan mereka.  (2) Kriteria penyediaan akses sarana dan prasarana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri.  
Ø Pasal 48 
Standar sarana dan prasarana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42 sampai 47 dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri.
Ø Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003, pada bab XVI pasal 57 sampai dengan 59 tentang Evaluasi menyatakan bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada piha-pihak yang berkepentingan. Lebih lanjut dinyataka bahwa evaluasi dilakukan oleh lembaga yang mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistematik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan dan proses pemantauan evaluasi tersebut harus dilakukan secara berkesinambungan.
D.           Solusi
Beberapa upaya yang dapat dilakukan dalam menangani permasalahan tersebut di antaranya adalah : a.  Membangkitkan rasa memiliki sekolah kepada seluruh siswa. b. Membina siswa untuk disiplin dengan cara yang efektif dan diterima oleh semua siswa. c. Memupuk rasa tanggung jawab kepada siswa untuk menjaga dan memelihara keutuhan dari sarana dan prasarana gedung sekolah yang ada. d. Siswa dilibatkan dalam hal kegiatan positif yaitu: 1) Regu piket harian (semua siswa terlibat) yang betugas membersihkan kelas setiap hari (sebelum dan atau setelah jam pelajaran) 2) Kegiatan Jumat bersih (atau hari lain seminggu sekali), sesuai jadwal kegiatan yang direncanakan sekolah. 3) Lomba kebersihan kelas setiap setahun (atau enam bulan) sekali 4) Memberikan kebebasan siswa di bawah koordinasi ketua kelas untuk mengatur tampilan kelasnya senyaman dan seindah mungkin e. Sarana dan prasarana gedung sekolah disiapkan secara prima sehingga tidak mudah dirusak. f. Memberikan arahan/pengaruh yang dapat menyebabkan guru tergerak untuk melaksanakan tugas dan kegiatannya secara bersama-bersama melakukan upaya pemeliharaan. g. Melakukan pembinaan dan kerjasama dengan masyarakat di luar sekolah untuk andil di dalam menjaga gedung sekolah secara bersama-sama.
Sudah saatnya guru melakukan inovasi pembelajaran, seperti pembelajaran luar kelas dan melakukan penelitian sederhana di lingkungan sekitar. Hal ini tentunya lebih efektif, karena guru juga berperan mendampingi siswa belajar langsung dengan fakta sebenarnya di lapangan dan tentu saja, tidak monoton.
Guru hendaknya memiliki banyak referensi, tidak hanya buku paket saja, tapi juga buku-buku lain yang menunjang, seperti ensiklopedi dan literatur lain.
Guru hendaknya bisa bersikap lebih terbuka pada siswa dalam memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya


BAB III
ANALISIS


Sarana, prasarana dan evaluasi adalah hal penting untuk menunjang terjadinya proses pembelajaran. Baik buruknya keadaan atau kondisi sarana dan prasarana akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran, Apabila sarana dan prasarana baik maka pembelajaran akan baik, dan sebaliknya apabila sarana dan prasarana buruk, maka pembelajaran tidak akan optimal.
Dan saat ini masih banyak warga sekolah dan sekitarnya yang kurang perhatian dan kepeduliannya terhadap keadaan sarana dan prasarana, bahkan seringkali malah merusak fasilitas sekolah yang ada. Namun demikian berbagai kebijakan telah ada, dan semoga dengan mensosialisasi kebijakan tersebut diharapkan dapat memanfaatkannya dengan optimal, sehingga pengunaan dan kebutuhan Sarana dan Prasarana untuk menunjang pendidikan dapat terpenuhi, yang pada akhirnya akan meningkatkan mutu pendidikan yang baik agar dapat mencetak generasi baru yang lebih bermutu.



BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN


A.           Kesimpulan
Sarana dan prasarana adalah semua perangkat peralatan, bahan dan perabot yang langsung digunakan dalam proses pendidikan di sekolah. Adapun yang menjadi tujuan dari adanya sarana dan prasarana adalah agar PBM (proses belajar mengajar) semakin efektif dan efisien guna membantu tercapainya tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Agar pemanfaatan sarana dan prasarana dapat optimal maka harus melakukan evaluasi
B.            Saran
1.    Sarana dan Prasarana adalah alat yang dapat membantu keberhasilan pendidikan untuk itu pengelolaan dan pemanfaatan Sarana dan Prasarana yang sudah ada harus dilaksanakan dengan dengan baik agar hasil yang didapatkan optimal
2.    Hendaknya sekolah lebih meningkatkan pelaksanaan Administrasi Sarana dan Prasarana pendidikan yang digunakan dalam upaya peningkatan kegiatan belajar mengajar yang sudah berjalan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan dan lulusan yang lebih baik
3.    Kepala sekolah atau guru hendaknya menjadikan pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan sebagai salah satu cara dalam rangka pemberian pengetahuan, keterampilan, dan pengembangan sekolah yang harus dilakukan secara efektif dan efisien sesuai dengan tujuan yang diharapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
4.    Untuk siswa pengelolaan sarana dan pelaksanaan pendidikan hendaknya dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang baik, guna mendukung tercapainya tujuan  yang ditetapkan


DAFTAR PUSTAKA


Burhanudin, Yusak. 2005. Administrasi Pendidikan. Bandung : Pustaka Setia.
Gunawan, Ary H. 1996. Administrasi Sekolah ”Administrasi Pendidikan Mikro” Jakarta : Rineka Cipta
Hand Out Administrasi Pendidikan.

7 Manfaat Menakjubkan Semangka Bagi Tubuh Anda

7 Manfaat Menakjubkan Semangka Bagi Tubuh Anda

     Semangka merupakan jenis buah berair yang sebagian besar jenis daging buahnya bewarna merah. Buah ini sangat cocok di konsumsi di saat udara terasa sangat panas atau di siang hari yang cukup terik. Ini dikarenakan, hampir 90 persen kandungan semangka terdiri atas air. Buah ini mudah di dapatkan di pasar tradisional maupun di pasar yang lebih modern. Sebagian besar dari kita tentu menyukai mengkonsumsi buah berair tersebut. Namun, di samping penganti penghilang dahaga, banyak sekali manfaat buah semangka bagi kesehatan tubuh anda. Lalu, apa saja manfaat menakjubkan semangka bagi kesehatan tubuh tersebut...???

    Sahabat, tips kesehatan. Warna merah pada semangka menandakan bahwa buah ini mengandung berbagai nutrisi, vitamin, mineral, kalium, betakaroten, vitamin C dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu, mulailah menyediakan semangka sebagai salah satu makanan penutup di setiap menu harian anda. Kandungan berbagai nutris dan vitamin yang melimpah pada semangka membantu menjaga dan mempertahankan kesehatan tubuh setiap orang. Tips kesehatan kali ini akan mengungkapkan berbagai manfaat semangka yang mungkin belum anda ketahui. Berikut ini 7 manfaat menakjubkan semangka bagi kesehatan tubuh anda :
  1. Jantung Yang Lebih Sehat. Buah semangka merupakan sumber likopen. Likopen yang terkandung dalam buah semangka berperan penting untuk menjaga kesehatan organ jantung yang anda miliki.
  2. Mata Yang Lebih Sehat. Ini dikarenakan, buah ini mengandung betakaroten yang akan di ubah didalam tubuh menjadi vitamin A. Vitamin A merupakan vitamin yang akan menyehatkan organ penglihatan anda.
  3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh. Semangka juga merupakan sumber vitamin C. Vitamin C memiliki fungsi membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Sehingga tubuh tidak akan mudah sakit di saat cuaca kurang baik atau sangat ekstrem.
  4. Perlindungan Dari Radikal Bebas. Berbagai asap pabrik, asap kendaraan bermotor serta udara kotor yang terhirup dapat memicu masuknya radikal bebas yang bisa mengancam kesehatan tubuh anda. Semangka mengandung senyawa karotenoid yang dapat menetralisir radikal bebas yang masuk ketubuh seseorang.
  5. Memperkuat Tulang Tubuh. Ini dikarenakan, semangka merupakan salah satu buah yang kaya akan kandungan kalium. Kalium ini berfungsi untuk mempertahankan kalsium dalam tubuh. Sehingga tulang dan sendi akan lebih sehat dan kuat sepanjang waktu.
  6. Organ Ginjal Yang Lebih Sehat. Mengkonsumsi buah semangka akan membantu meningkatkan aliran urine. Dengan lancarnya aliran urine maka akan berdampak pula pada kesehatan organ ginjal di didalam tubuh.
  7. Mengurangi Lemak Pada Tubuh. Semangka merupakan jenis buah yang kaya akan kandungan citruline yang mana berperan mengurangi lemak berlebih yang berada di dalam tubuh anda.

Rabu, 30 April 2014

4 Watak Pokok

Mungkin udah pada tau ya, klo ada empat kepribadian utama yang dimiliki manusia. Yang pertama kali menemukannya adalah Hippocrates pada 400 tahun SM. Dan sampai sekarang, ke empat kepribadian ini tetap dijadikan acuan untuk mengenali sifat seseorang.Pengetahuan tentang kepribadian ini sebenarnya hanya ditujukan untuk, mengetahui bagaimana kita mengenali diri kita sendiri. Menyadari potensi yang dimiliki kemudian mengembangkannya, juga menutupi kekurangan yang ada pada diri kita sendiri.
Dari sini anda akan mengetahui, apakah anda :

> Seorang Sanguinis yang spontan, lincah, dan periang

> Seorang Melankolis yang penuh pikiran, setia, tekun

> Seorang Koleris yang suka petualangan, persuasif, percaya diri

> Seorang Phlegmatis yang ramah, sabar, puas

Atau bisa juga perpaduan diantara kepribadian diatas.

Nah anda juga akan mengetahui bagaimana cara terbaik untuk menggunakan aset anugerah Tuhan yang unik, untuk mendatangkan keserasian dalam semua hubungan Anda.

Florence Littauer menjelaskan : “Setelah kita tahu siapa diri kita dan mengapa kita bertindak dengan cara seperti yang kita lakukan, kita bisa mulai memahami jiwa kita, meningkatkan kepribadian kita, dan belajar menyesuaikan diri dengan orang lain.”

Sanguinis (Yang Populer)
Kepribadian Sanguinis “Si Populer” ( Ekstrovert – Membicara – Optimis )

Ciri-ciri sifat Sanguinis :

  • Mereka cenderung ingin populer dan disenangi orang .
  • hidupnya penuh dengan bunga warna – warni .
  • Mereka senang berbicara tanpa dihentikan .
  • Gejolak emosinya bergelombang dan transparan .
  • Dan pada suatu saat dia teriak kegirangan kemudian beberapa saat dia bisa jadi menangis tersedu-sedu .
  • Senang menolong orang lain tetapi tidak dapat jadi sandaran .
  • umumny bukan penakut tetapi kalau bermasalah sukar bertaubat .
  • Namun Orang-orang sangunis ini sedikit agak pelupa, sulit berkonsentrasi cenderung berfikir pendek,dan hidupnya serba tak teratur.
  • Jika suatu kali anda lihat meja kerja pegawai anda cenderung berantakan, agaknya bisa jadi ia sanguinis .
  • Kemungkinan besar ia pun kurang mampu berdisiplin dengan waktu, sering lupa pada janji apalagi bikin planning/rencana .
  • Namun kalau disuruh melakukan sesuatu, ia akan dengan cepat mengiyakannya dan terlihat sepertinya betul-betul hal itu akan ia lakukan .
  • Dengan semangat sekali ia ingin buktikan bahwa ia bisa dan akan segera melakukannya .
  • Tapi percayalah, beberapa hari kemudian ia tak lakukan apapun juga.
Kekuatan Dan Kelemahan Sanguinis:

Kekuatan :

  • Suka bicara
  • Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstrative
  • Antusias dan ekspresif
  • Ceria dan penuh rasa ingin tahu
  • Hidup di masa sekarang
  • Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan)
  • Berhati tulus dan kekanak-kanakan
  • Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara)
  • Umumnya hebat di permukaan
  • Mudah berteman dan menyukai orang lain
  • Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian
  • Menyenangkan dan dicemburui orang lain
  • Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam)
  • Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan
  • Menyukai hal-hal yang spontan
Kelemahan :
  • Suara dan tertawa yang keras (terlalu keras)
  • Membesar-besarkan suatu hal / kejadian
  • Susah untuk diam
  • Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka nge-Gank)
  • Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele
  • RKP! (Rentang Konsentrasi Pendek)
  • Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias)
  • Sebagian terlalu bahagia
  • Mudah marah
  • Suka menyela dan mendengarkan saat tuntas
  • Tampak palsu oleh sebagian orang
  • Suka mengeluh
  • Mudah berubah-ubah
  • Susah datang tepat waktu jam kantor
  • Prioritas kegiatan kacau
  • Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas
  • Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya
  • Egoistis
  • Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama
  • Konsentrasi ke “How to spend money” daripada “How to earn/save money”.
Sanguinis sebagai teman
  • Mudah berteman
  • mencintai orang
  • senang bila dipuji
  • menyenangkan saat berkumpul
  • di cemburui orang lain
  • bukan pendendam
  • cepat meminta maaf bila melakukan kesalahan
  • mencegah saat membosankan
  • menyukai kegiatan spontan.
  • Tampak menyenangkan
Sanguinis sebagai kekasih
  • Spontan saat mengucapkan pujian
  • mudah berterus-terang
  • senang memberi kejutan
  • dicintai banyak orang
  • kemungkinan mudah selingkuh.
Sanguinis Sebagai Orang Tua
  • Membuat Rumah Menyenangkan
  • Disukai teman anak – anak
  • Mengubah bencana menjadi humor
  • Merupakan pemimpin sirkus 
Sanguinis dalam Pekerjaan
  • Sukarelawan untuk tugas
  • Memikirkan kegiatan baru
  • Tampak hebat di permulaan
  • Kreatif dan inovatif
  • Punya energy dan antusiasme
  • Mulai dengan cara cemerlang
  • Mengilhami orang lain untuk ikut
  • Mempesona orang lain untuk bekerja
Pekerjaan yang cocok bagi Sanguinis
  • Artis, MC, Pengacara, dan sebagainya…

Koleris (Yang kuat)

Kepribadian Koleris “Si Kuat” ( Ekstrovert – Pelaku – Optimis )

Ciri-ciri sifat Koleris :
  • Mereka ini suka sekali mengatur orang .
  • Suka tunjuk-tunjuk atau perintah-perintah orang .
  • Ia tak ingin ada penonton dalam aktivitasnya . Bahkan tamu pun bisa saja ia `suruh’ melalukan sesuatu untuknya .
  • Akibat sifatnya yang `bossy’ itu membuat banyak orang koleris tak punya banyak teman .
  • Orang-orang berusaha menghindar, menjauh agar tak jadi `korban’ karakternya yang suka `ngatur’ dan tak mau kalah itu .
  • Orang koleris senang dengan tantangan, suka petualangan .
  • Mereka punya rasa, “hanya saya yang bisa menyelesaikan segalanya; tanpa saya berantakan semua” .
  • Karena itu mereka sangat “goal oriented”,
  • tegas, kuat, cepat dan tangkas mengerjakan sesuatu.
  • Baginya tak ada istilah tidak mungkin .
  • Seorang wanita koleris, mau dan berani naik tebing, memanjat pohon, bertarung ataupun memimpin peperangan .
  • Kalau ia sudah kobarkan semangat “ya pasti jadi…” maka hampir dapat dipastikan apa yang akan ia lakukan akan tercapai seperti yang ia katakan. Sebab ia tak mudah menyerah, tak mudah pula mengalah .
Kekuatan Dan Kelemahan Koleris :

Kekuatan :
  • Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif (Seorang Leader)
  • Pengambil Keputusan
  • Dinamis
  • Aktif
  • Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
  • Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target
  • Bebas dan mandiri
  • Berani menghadapi tantangan dan masalah
  • “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”.
  • Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
  • Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
  • Membuat dan menentukan tujuan
  • Terdorong oleh tantangan dan tantangan
  • Tidak begitu perlu teman
  • Mau memimpin dan mengorganisasi
  • Biasanya benar dan punya visi ke depan
  • Unggul dalam keadaan darurat

Kelemahan :
  • Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
  • Senang memerintah
  • Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
  • Menyukai kontroversi dan pertengkaran
  • Terlalu kaku dan kuat/ keras
  • Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
  • Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci
  • Sering membuat keputusan tergesa-gesa
  • Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
  • Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
  • Workaholics (kerja adalah “tuhan”-nya)
  • Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
  • Mungkin selalu benar tetapi tidak popular
  • Tidak Menyukai Air mata dan Emosi
  • Banyak tuntutan pada orang lain
Koleris sebagai teman
  • Tidak terlalu perlu teman
  • mau bekerja untuk kegiatan
  • mau memimpin dan mengorganisasi
  • selalu ingin menjadi yang paling benar (dan biasanya selalu benar)
  • unggul dalam keadaan darurat.
Koleris sebagai kekasih
  • Ingin selalu mengatur
  • Protektif
  • Pencemburu
  • mudah berselingkuh
Koleris Sebagai Orang Tua
  • Memberikan kepemimpinan kuat
  • Menetapkan tujuan
  • Memotivasi keluarga untuk kelompok
  • Tahu jawaban yang benar
  • Mengorganisasi rumah tangga
Koleris dalam Pekerjaan
  • Berorientasi target
  • Melihat seluruh gambaran
  • Terorganisasi dengan baik
  • Mencari pemecahan praktis
  • Bergerak cepat untuk tindakan
  • Mendelegasikan pekerjaan
  • Menekankan pada hasil
  • Mebuat target
  • Merangsang kegiatan
  • Berkembang karna saingan
Pekerjaan yang cocok bagi Koleris
biasanya berhubungan dengan kepemimpinan karena kaum ini mempunyai jiwa kepemimpinan yang sangat tinggi

Melankolis(Yang sempurna)

Kepribadian Melankolis “Si Sempurna” ( Introvert – Pemikir – Pesimis )

Ciri – Ciri Sifat Melankolis :

  • Agak berseberangan dengan sang sanguinis .
  • Cenderung serba teratur, rapi, terjadwal, tersusun sesuai pola .
  • Umumnya mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam .
  • Dalam sebuah pertemuan, orang sanguinis selalu saja mendominasi pembicaraan, namun orang melankolis cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan, lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara mendalam sekali.
  • Orang melankolis selalu ingin serba sempurna .
  • Segala sesuatu ingin teratur. Karena itu jangan heran jika balita anda yang `melankolis’ tak `kan bisa tidur hanya gara-gara selimut yang membentangi tubuhnya belum tertata rapi .
  • Dan jangan pula coba-coba mengubah isi lemari yang telah disusun istri `melankolis’ anda, sebab betul-betul ia tata-apik sekali, sehingga warnanya, jenisnya, klasifikasi pemakaiannya sudah ia perhitungkan dengan rapi .
  • Kalau perlu ia tuliskan satu per satu tata letak setiap jenis pakaian tersebut. Ia akan dongkol sekali kalau susunan itu tiba-tiba jadi lain.
Kekuatan dan Kelemahan Melankolis :
Kekuatan :
  • Analitis, mendalam, dan penuh pikiran
  • Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal
  • Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis)
  • Sensitif
  • Mau mengorbankan diri dan idealis
  • Standar tinggi dan perfeksionis
  • Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi)
  • Hemat
  • Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan
  • kreatif (sering terlalu kreatif)
  • Kalau sudah mulai, dituntaskan.
  • Berteman dengan hati-hati.
  • Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
  • Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi
  • Sangat memperhatikan orang lain
  • Menghindari Perhatian
Kelemahan :
  • Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan)
  • Mengingat yang negatif & pendendam
  • Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah
  • Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan
  • Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah
  • Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan (if..if..if..)
  • Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan
  • Hidup berdasarkan definisi
  • Sulit bersosialisasi
  • Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya
  • Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang)
  • Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian)
  • Memerlukan persetujuan
Melankolis sebagai teman
  • Hati-hati dalam berteman
  • Puas Tinggal Di Latar belakang
  • Menghindari perhatian
  • Setia dan berbakti
  • mau mendengarkan keluhan
  • bisa memecahkan masalah orang lain
  • sangat memperhatikan orang lain
  • terharu oleh air mata penuh belas kasihan.
Melankolis sebagai kekasih
  • Pribadi yang sangat setia kepada pasangan
  • mencari pasangan hidup yang ideal
  • menyukai romantisme
  • puitis.
Melankolis Sebagai Orang Tua
  • Menetapkan standar tinggi
  • Ingin segalanya dilakukan dengan benar
  • Menjaga rumah selalu rapi
  • Merapikan barang anak – anak
  • Mengorbankan keinginan sendiri untuk orang lain
  • Mendorong Intelenjesi dan Bakat
Melankolis dalam pekerjaan
  • Berorientasi jadwal
  • Perfeksionis, standar tinggi
  • Sadar perincian
  • Gigih dan cermat
  • Tertib dan terorganisasi
  • Teratur dan rapi
  • Ekonomis
  • Melihat masalah
  • Mendapat pemecahan kreatif
  • Perlu menyelesaikan apa yang dimulai
  • Suka diagram, bagan, drafik, daftar
Pekerjaan yang cocok bagi Melankolis
  • Seniman, Musisi, Penulis dan sebagainya…

Plegmatis (Yang Cinta Damai)
Kepribadian Phlegmatis “Si Cinta Damai” ( Introvert – Pengamat – Pesimis )

Ciri – Ciri Sifat Pleghmatis :

  • Kelompok ini tak suka terjadi konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau lakukan, sekalipun ia sendiri nggak suka .
  • Baginya kedamaian adalah segala-galanya .
  • Jika timbul masalah atau pertengkaran, ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran .
  • Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya nggak terus berkepanjangan .
  • Kaum phlegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin .
  • Cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan .
  • Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda .
  • Kalau anda lihat tiba-tiba ada sekelompok orang berkerumun mengelilingi satu orang yang asyik bicara terus, maka pastilah Para pendengar yang berkerumun itu orang-orang phlegmatis. Sedang yang bicara tentu saja sang Sanguinis.
  • Kadang sedikit serba salah berurusan dengan para phlegmatis ini. Ibarat keledai, “kalau didorong ngambek, tapi kalau dibiarin nggak jalan”.
  • Jadi kalau anda punya staf atau pegawai phlegmatis, anda harus rajin memotivasinya sampai ia termotivasi sendiri oleh dirinya.
Kekuatan Dan Kelemahan Pleghmatis :
Kekuatan :
  • Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh
  • Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik
  • Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana
  • Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi)
  • Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi
  • Penengah masalah yg baik
  • Cenderung berusaha menemukan cara termudah
  • Baik di bawah tekanan
  • Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan
  • Rasa humor yg tajam
  • Senang melihat dan mengawasi
  • Berbelaskasihan dan peduli
  • Mudah diajak rukun dan damai
  • Bijaksana
  • Menyenangkan
Kelemahan :
  • Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru
  • Takut dan khawatir
  • Menghindari konflik dan tanggung jawab
  • Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar)
  • Terlalu pemalu dan pendiam
  • Humor kering dan mengejek (Sarkatis)
  • Kurang berorientasi pada tujuan
  • Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri
  • Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat
  • Tidak senang didesak-desak
  • Menunda-nunda / menggantungkan masalah.
Phlegmatis sebagai teman
  • Mudah diajak bergaul
  • Menyenangkan
  • tidak suka menyinggung
  • Pendengar yang baik
  • Selera humor yang menggigit
  • suka mengawasi orang
  • punya banyak teman
  • punya belas kasihan dan perhatian
  • tidak bisa melihat teman mengalami kesusahan.
Phlegmatis sebagai kekasih
  • Setia
  • selalu mengalah
  • tidak terlalu suka memberi kejutan
  • rela berkorban apa pun demi orang yang dicintai
  • tidak suka merayu.
Pleghmatis Sebagai Orang Tua
  • Menjadi orang tua yang baik
  • Menyediakan waktu bagi anak – anak
  • Tidak tergesa – gesa
  • Bisa mengambil yang baik dari yang buruk
  • Tidak mudah marah
Pleghmatis dalam pekerjaan
  • Cakap dan mantap
  • Damai dan mudah sepakat
  • Punya kemampuan administrative
  • Menjadi penengah masalah
  • Menghindari konflik
  • Baik di bawah tekanan
  • Menemukan cara yang mudah
Pekerjaan yang cocok bagi Phlegmatis

Guru, Akuntan, dan sebagainya.

Florence Litteur, berdasarkan penelitiannya bertahun-tahun telah melihat bahwa ternyata keempat watak itu pada dasarnya juga dimiliki setiap orang. Yang beda hanyalah `kadar’nya. Oleh sebab itu muncullah beberapa kombinasi watak manusia.

Ada orang yang tergolong Koleris Sanguinis.

Artinya kedua watak itu dominan sekali dalam mempengaruhi cara kerja dan pola hubungannya dengan orang lain. Di sekitar kita banyak sekali orang-orang koleris sanguinis ini. Ia suka mengatur-atur orang, tapi juga senang bicara (dan mudah juga jadi pelupa).

Ada pula golongan Koleris Melankolik.

Mungkin anda akan kurang suka bergaul dengan dia. Bicaranya dingin, kalem, baku, suka mengatur, tak mau kalah dan terasa kadang menyakitkan (walaupun sebetulnya iatak bermaksud begitu). Setiap jawaban anda selalu ia kejar sampai mendalam. Sehingga kadang serasa diintrogasi, sebab memang ia ingin sempurna, tahu secara lengkap dan agak dingin. Menghadapi orang koleris melankolik, anda harus fahami saja sifatnya yang memang `begitu’ dan tingkatkan kesabaran anda. Yang penting sekarang anda tahu, bahwa ia sebetulnya juga baik, namun tampak di permukaan kadang kurang simpatik, itu saja.

Lain lagi dengan kaum Phlegmatis Melankolik.

Pembawaannya diam, tenang, tapi ingat… semua yang anda katakan, akan ia pikirkan, ia analisa. Lalu saat mengambil keputusan pastilah keputusannya berdasarkan perenungan yang mendalam dan ia pikirkan matang-matang. Banyak lagi tentunya kombinasi-kombinasi yang ada pada tiap manusia. Akan tetapi yang penting adalah bagaimana memanfaatkannya dalam berbagai aktivitas hidup kita. Jika suami istri saling mengerti sifat dan watak ini, mereka akan cenderung berusaha `memaafkan’ pasangannya. Lalu berusaha untuk menyikapinya secara bijaksana.

Begitu pula saat menerima calon pegawai. Untuk bidang-bidang yang membutuhkan tingkat ketelitian dan keteraturan yang tinggi, jauh lebih baik anda tempatkan orang-orang yang melankolik sempurna. Sedang di bagian promosi, iklan, resepsionis, MC, humas, wiraniaga, tentu jauh lebih tepat anda tempatkan orang-orang sanguinis. Lalu jangan posisikan orang-orang phlegmatis di bagian penagihan ataupun penjualan. Hasilnya pasti akan amat mengecewakan.

Begitulah, manusia memang amat beragam. Muncul sedikit tanda tanya, diantara semua watak itu, mana yang paling baik…? Jawabannya, menurut Florence, “tak ada yang paling baik. Semuanya baik”.

Tanpa orang sanguinis, dunia ini akan terasa sepi.

Tanpa orang melankolis, mungkin tak ada kemajuan di bidang riset, keilmuan dan budaya.

Tanpa kaum koleris, dunia ini akan berantakan tanpa arah dan tujuan.

Tanpa sang Phlegmatis, tiada orang bijak yang mampu mendamaikan dunia.


Demikian 4 karakter dasar yang telah ditemukan oleh Hipocrates. Karakteristik anda sendiri bisa ditemukan dengan cara mengikuti tes psikologi, atau bisa dengan cara mengenal bagaimana diri anda sendiri. Namun itu hanyalah kepribadian dasar, karena banyak faktor yang dapat mempengaruhi sifat manusia. Seperti lingkungan, dan juga bagaimana anda berinteraksi dengan orang lain.

Tidak ada kepribadian yang benar-benar baik atau jahat, semua itu kembali pada diri anda sendiri ingin menjadi pribadi yang baik atau jahat. Seperti misal, sifat sanguinis dan koleris ‘mudah selingkuh’ bukan berarti semua orang dengan karakteristik sanguinis dan koleris pasti selingkuh. Dan juga, bukan berarti karakteristik melankolis atau phlegmatic pasti tidak akan berselingkuh. Semua kembali ke pribadi masing-masing yang ingin menjadi seperti apa.

Tapi bukan berarti tidak berguna untuk mempelajari hal ini, karena dengan mengetahui ini kita bisa tahu bagaimana harus bersikap kepada orang lain. Misal, anda memiliki teman yang sangaaaat pendiam, hanya berbicara sepatah 2 patah kata. Mau anda coba seperti apa pun dia akan tetap menjadi pribadi yang diam, kerena memang begitu sifat dasarnya. Sekarang hanya tinggal bagaimana anda menyesuaikan diri dengan orang tersebut.

Karakteristik dasar tidak bisa dirubah, karena begitu adanya sejak kita lahir. Yang bisa dilakukan hanyalah coba menutupi kekurangan yang ada pada diri kita, dan mengembangkan kelebihan dari kepribadian yang sudah kita miliki.
Krida Salsabila
Lihat profil lengkapku